At the start of his career, he worked as a book illustrator It was the first popular indigenous comic book in indonesia [2] kosasih started from the wayang (indonesian puppet theatre) stories. Kosasih penerbit elex media komputindo ebook/sbook k80 mahabharata menceritakan kisah konflik para pandawa lima dengan saudara sepupu mereka sang seratus korawa, mengenai sengketa hak pemerintahan tanah negara astina Puncaknya adalah perang bharatayuddha di medan kurusetra dan pertempuran berlangsung selama delapan belas hari Raden ahmad kosasih atau lebih.
The indonesian comics writer raden ahmad kosasih, who worked as r.a Kosasih during a long career that saw him take an honored place as the perceived father of that region's comics culture, died on july 24 He was 93 years old The cause of death was a sudden heart attack The creator died at home The writer was born in the city of bogor, west java, in 1919.
Coming from a noble family, kosasih was well educated After he graduated from schools, kosasih spent his days drawing and watching wayang golek (golek puppet show) In 1939, kosasih worked in bogor department of agriculture (departement van landbouw) as an artist to draw animals and plants. Raden ahmad kosasih atau yang lebih dikenal ra kosasih, lahir di bogor, jawa barat, 4 april 1919 Kedua orang tuanya berdarah ningrat Ayahnya bernama raden wirakusumah seorang pedagang dari purwakarta
Ibunya bernama rasmani, perempuan bogor Dia didaulat sebagai bapak komik indonesia karena memelopori penerbitan komik dalam bentuk buku, dan menjadi tonggak pertumbuhan komik indonesia Share your videos with friends, family, and the world Generasi komik masa kini menganggapnya sebagai bapak komik indonesia. Operational excellence manager di trisakti group · love your work like you love your family · pengalaman Pt.trisakti karya persada · lokasi
Lihat profil raden ahmad di linkedin, komunitas profesional yang terdiri dari 1 miliar anggota. Coming from a noble family, kosasih received a good education After graduating from school, kosasih spent his time drawing and watching wayang golek In 1939, kosasih worked at the bogor agriculture department (departement van landbouw) as an artist drawing animals and plants Kosasih then worked as a comic artist for the publishing company melodie. Kosasih atau raden ahmad kosasih lahir di bogor, jawa barat, pada 4 april 1919
Almarhum sudah menyukai dunia komik sejak kecil, tepatnya saat masih sekolah di inlands school, bogor.
OPEN